“Tanggal Tua” dalam Bahasa Inggris
Orang yang baru belajar bahasa Inggris biasanya menerjemahkan frasa Indonesia secara langsung kata per kata. Salah satu contoh yang sering muncul adalah ungkapan “tanggal tua” yang diterjemahkan menjadi old date.
Dalam bahasa Inggris, istilah tersebut terdengar aneh dan tidak dipahami sebagai kondisi “akhir bulan saat uang mulai menipis.”
Kesalahan seperti ini cukup umum karena “tanggal tua” sebenarnya adalah ungkapan budaya dan bukan sekadar gabungan kata biasa.
Lalu, apa bahasa Inggris yang lebih tepat untuk “tanggal tua”?
Dalam bahasa Indonesia, “tanggal tua” biasanya merujuk pada situasi menjelang akhir bulan ketika kondisi keuangan mulai ketat sebelum gajian berikutnya datang.
Karena itu, bahasa Inggris lebih sering mengekspresikan kondisinya, bukan menerjemahkan frasa tersebut secara literal.
Salah satu ungkapan paling umum adalah:
- I’m broke.
Artinya: Aku bokek / tidak punya uang.
Contoh:
“I can’t hang out this weekend. I’m broke.”
Kalimat tersebut sangat natural digunakan oleh penutur asli ketika sedang mengalami “tanggal tua.”
Selain itu, ada juga ungkapan:
- Money is tight.
Artinya: Keuangan sedang ketat.
Contoh:
“I can’t buy anything expensive right now. Money is tight.”
Ungkapan ini terdengar lebih sopan dan tidak sekeras mengatakan I’m broke.
Kalau ingin menekankan bahwa situasi itu terjadi di akhir bulan, kita bisa menambahkan:
- at the end of the month
Contoh:
“Things are always difficult at the end of the month.”
Ada juga istilah yang cukup dekat dengan budaya “tanggal tua,” yaitu:
- waiting for payday
(menunggu hari gajian)
Contoh:
“I’m just waiting for payday.”
Dalam bahasa informal modern, terutama di media sosial, orang juga sering memakai istilah:
- pre-payday struggle
Artinya: perjuangan sebelum gajian.
Istilah ini sering digunakan secara humoris untuk menggambarkan dompet tipis, makan mi instan, atau menahan belanja sampai gaji turun.
Mengapa old date salah? Karena dalam bahasa Inggris:
- old berarti tua secara usia,
- date berarti tanggal atau janji kencan.
Gabungan old date tidak memiliki makna idiomatik seperti “tanggal tua” dalam bahasa Indonesia. Penutur asli kemungkinan akan bingung mendengarnya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa menerjemahkan bahasa tidak selalu bisa dilakukan kata per kata. Banyak ungkapan dipengaruhi budaya dan kebiasaan masyarakat.
Karena itu, memahami konteks penggunaan jauh lebih penting daripada sekadar menerjemahkan kosakata secara literal.
Jadi, lain kali ketika ingin mengatakan sedang mengalami “tanggal tua,” jangan gunakan old date.
Gunakan ekspresi yang lebih natural seperti:
- I’m broke.
- Money is tight.
- I’m waiting for payday.
- It’s the end of the month.
Dengan begitu, bahasa Inggris yang digunakan akan terdengar lebih alami dan mudah dipahami oleh penutur asli.