Istilah Bahasa Inggris Alat dan Teknik Makeup

Makeup telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang ingin tampil lebih percaya diri. Di dunia makeup, ada banyak alat dan istilah khusus yang sering digunakan.
Untuk pemula, memahami istilah ini dapat membantu dalam mengaplikasikan makeup dengan benar dan efisien.
Alat Makeup dan Fungsinya
No.
|
Alat Make Up
|
Fungsi |
Cara Penggunaan/ Bentuk/Bahan
|
1 |
Beauty Blender
|
Spons berbentuk telur untuk mengaplikasikan foundation atau concealer agar lebih rata.
|
Basahi sedikit, lalu tepuk-tepuk produk ke wajah.
|
2 |
Blending Brush (Kuas Blending)
|
Menghaluskan dan mencampur warna eyeshadow agar tidak terlihat kasar.
|
Lembut dan berbulu panjang.
|
3 |
Blush On
|
Memberikan warna alami pada pipi agar terlihat lebih segar.
|
Sapukan di tulang pipi menggunakan brush.
|
4 |
Bronzer |
Memberikan efek wajah yang lebih berdimensi atau sun-kissed look.
|
Aplikasikan di bawah tulang pipi dan sisi dahi.
|
5 |
Brow Pomade
|
Memberi definisi lebih tegas pada alis.
|
Tekstur: Krim padat, diaplikasikan dengan kuas.
|
6 |
Brush Cleaner
|
Membersihkan kuas agar bebas bakteri.
|
Celupkan kuas, gosok lembut, lalu bilas.
|
7 |
Concealer |
Menutupi noda, jerawat, atau lingkaran hitam di bawah mata.
|
Aplikasikan di area tertentu, lalu ratakan dengan jari atau spons.
|
8 |
Concealer Brush |
Membantu mengaplikasikan concealer pada area kecil seperti bawah mata atau jerawat.
|
Bentuk: Kecil dan pipih.
|
9 |
Contour Brush
|
Khusus untuk mengaplikasikan contour agar terlihat lebih natural.
|
Bentuk: Miring dengan bulu padat.
|
10 |
Contour Stick
|
Memberikan bayangan pada wajah untuk membuat dimensi.
|
Aplikasikan di bawah tulang pipi dan garis rahang.
|
11 |
Dual-Ended Brush |
Kuas dengan dua ujung untuk berbagai aplikasi makeup (misalnya alis dan eyeshadow).
|
Gunakan ujung sesuai kebutuhan.
|
12 |
Eyeliner Stencil
|
Membantu membuat garis eyeliner yang sempurna.
|
Manfaat: Memudahkan pemula dalam membuat winged eyeliner.
|
13 |
Eyelash Curler (Pengeriting Bulu Mata)
|
Melentikkan bulu mata sebelum aplikasi mascara.
|
Jepit bulu mata selama beberapa detik.
|
14 |
Eyeliner |
Menegaskan bentuk mata dan memberikan kesan dramatis.
|
Gariskan di sepanjang garis bulu mata atas atau bawah. |
15 |
Eyeshadow |
Memberikan warna pada kelopak mata, menciptakan dimensi atau efek tertentu.
|
Gunakan kuas khusus eyeshadow dan pilih warna sesuai tema makeup.
|
16 |
Face Roller
|
Meratakan produk skincare, membantu sirkulasi darah, dan membuat wajah lebih rileks.
|
Material: Batu giok atau rose quartz.
|
17 |
False Eyelash Applicator |
Memudahkan pemasangan bulu mata palsu.
|
Mengurangi risiko salah pasang.
|
18 |
Fan Brush
|
Mengaplikasikan highlighter secara halus.
|
Sapukan di bagian yang ingin diberi highlight. |
19 |
Foundation
|
Menyamarkan ketidaksempurnaan kulit, memberikan warna kulit yang merata.
|
Oleskan menggunakan spons atau kuas foundation.
|
20 |
Highlighter |
Memberikan efek glowing pada wajah, biasanya di area tulang pipi dan hidung.
|
Aplikasikan dengan brush kecil di area yang ingin ditonjolkan.
|
21 |
Highlighter Stick
|
Memberi efek glowing di area tertentu seperti tulang pipi atau hidung.
|
Aplikasikan langsung pada wajah, lalu ratakan. |
22 |
Kuas Kabuki (Kabuki Brush)
|
Mengaplikasikan bedak tabur atau bronzer.
|
Sapukan dengan gerakan memutar.
|
23 |
Lip Brush
|
Membantu mengaplikasikan lipstick lebih presisi.
|
Oleskan lipstick dari tengah bibir ke luar.
|
24 |
Lip Liner
|
Menegaskan bentuk bibir dan mencegah lipstick keluar dari garis bibir.
|
Garis luar bibir sebelum memakai lipstick.
|
25 |
Lipstick
|
Memberikan warna pada bibir agar terlihat lebih hidup.
|
Oleskan langsung pada bibir atau gunakan lip brush.
|
26 |
Lip Tint
|
Memberi warna natural pada bibir yang tahan lama.
|
Tidak mudah luntur dan ringan.
|
27 |
Mascara |
Memanjangkan, menebalkan, dan melentikkan bulu mata.
|
Aplikasikan dari akar hingga ujung bulu mata.
|
28 |
Makeup Mixing Palette |
Mencampur foundation, concealer, atau warna lipstick.
|
Material: Stainless steel atau plastik.
|
29 |
Makeup Remover Wipes |
Membersihkan makeup dengan cepat.
|
Usapkan lembut ke seluruh wajah.
|
30 |
Makeup Spatula
|
Mengambil produk makeup seperti foundation atau krim secara higienis.
|
Mencegah kontaminasi produk.
|
31 |
Mascara Shield
|
Melindungi kelopak mata saat mengaplikasikan maskara agar tidak berantakan.
|
Tempelkan di bawah bulu mata.
|
32 |
Makeup Sponge (Wedge Sponge)
|
Mengaplikasikan foundation atau concealer.
|
Basahi dan tepuk-tepuk di wajah.
|
33 |
Powder Puff
|
Mengaplikasikan bedak tabur dengan presisi.
|
Tekan-tekan lembut di wajah.
|
34 |
Primer |
Membantu makeup tahan lama dan membuat kulit lebih halus sebelum aplikasi foundation.
|
Jenis: primer, eye primer, lip primer.
|
35 |
Setting Spray/Powder |
Mengunci makeup agar tahan lama.
|
Semprotkan setting spray atau aplikasikan powder setelah makeup selesai.
|
36 |
Setting Powder |
Mengunci foundation dan concealer agar tidak mudah luntur.
|
Aplikasikan dengan kuas besar atau spons.
|
37 |
Setting Spray |
Mengunci makeup agar tahan lama dan menghindari luntur.
|
Semprotkan setelah seluruh makeup selesai.
|
38 |
Silicone Sponge |
Mengaplikasikan foundation tanpa menyerap produk.
|
Mudah dibersihkan dan tidak menyerap produk.
|
39 |
Spoolie Brush
|
Menyisir dan merapikan alis atau bulu mata.
|
Sikat ke arah pertumbuhan alis/bulu mata.
|
Istilah Terkait Makeup
1.
Baking
Mengaplikasikan bedak tabur di area tertentu (biasanya bawah mata) dan
mendiamkannya beberapa menit sebelum dibaurkan untuk membuat makeup lebih tahan
lama.
2. Baking Powder
Teknik mengendapkan bedak tabur di wajah untuk menyerap minyak dan mengunci makeup.
3. Blending
Teknik menyatukan produk makeup (seperti eyeshadow atau foundation) agar tidak
terlihat garis tegas dan agar terlihat lebih halus dan natural.
4. Brow Mapping
Teknik menentukan bentuk alis berdasarkan struktur wajah.
5. Buffing
Menghaluskan foundation dengan kuas atau spons agar menyatu sempurna.
6. Crease
Lipatan alami pada kelopak mata, sering menjadi area fokus untuk eyeshadow.
7. Color Correcting
Menggunakan concealer berwarna untuk menyamarkan masalah kulit tertentu, seperti hijau untuk menyamarkan kemerahan.
8. Contour
Teknik untuk memberikan dimensi wajah dengan menonjolkan dan menyamarkan bagian
tertentu.
9. Cut Crease
Teknik eyeshadow untuk mempertegas lipatan kelopak mata, menciptakan kontras tajam antara kelopak mata dan lipatan mata.
10.
Dewy
Memberikan efek wajah berkilau sehat, seolah-olah kulit terhidrasi dengan baik.
11.
Fallout
Serbuk eyeshadow yang jatuh ke bawah mata saat aplikasi.
12.
Falsies
Istilah untuk bulu mata palsu.
13.
Feathering
Teknik mengaplikasikan produk (seperti pensil alis) dengan sapuan ringan.
14. Full Coverage
Makeup dengan daya tutup tinggi, biasanya untuk menyembunyikan noda atau bekas luka.
15. Gradient Blush
Memadukan dua warna blush untuk menciptakan gradasi alami di pipi.
16. Gradient Lips (Ombré Lips)
Membuat efek gradasi di bibir dengan warna lebih terang di tengah dan gelap di luar.
17. Halo Eyes
Teknik eyeshadow dengan warna terang di tengah kelopak mata untuk menciptakan efek 3D.
18. Halo Eye
Teknik eyeshadow dengan warna terang di tengah kelopak mata dan gelap di sekelilingnya, menciptakan efek mata lebih besar.
19. Highlighting and Contouring
Teknik membuat dimensi wajah dengan menonjolkan bagian tertentu (highlight) dan memberikan bayangan (contour).
20.
Jamsu
Teknik dari Korea untuk kulit matte, dengan mencelupkan wajah ber-makeup ke air
dingin setelah memakai bedak.
21.
Layering
Mengaplikasikan produk secara bertahap untuk mendapatkan coverage atau warna
yang lebih intens.
22.
Matte
Hasil akhir yang tidak mengkilap, biasanya untuk foundation atau lipstick.
23.
Overlining
Membuat bibir terlihat lebih penuh dengan menggambar garis bibir sedikit lebih
lebar di luar bentuk aslinya.
24.
Pigmented
Mengacu pada produk makeup yang memiliki warna pekat dan kuat.
25. Reverse Contouring
Memakai concealer terang di area yang biasanya diberi contour gelap untuk efek lebih natural.
26.
Sandbagging
Teknik khusus di bawah mata untuk mencegah concealer dan foundation luntur atau
retak.
27. Smokey Eyes
Teknik makeup mata dengan warna gelap, memberikan kesan dramatis.
28.
Stippling
Menggunakan kuas stippling untuk mengaplikasikan foundation dalam gerakan tepuk
ringan agar hasilnya halus.
29.
Strobing
Teknik meng-highlight wajah untuk menciptakan efek glowing alami.
30.
Tightlining
Mengaplikasikan eyeliner di garis dalam kelopak mata atas untuk tampilan
natural.
31.
Tightlining
Mengaplikasikan eyeliner di garis dalam kelopak mata atas untuk memberi kesan
bulu mata lebih tebal.
32. Ombré Lips
Efek gradasi warna pada bibir, dari terang ke gelap atau sebaliknya.
33.
Underpainting
Teknik mengaplikasikan contour dan highlighter sebelum foundation untuk hasil
lebih natural.
34.
Waterline
Garis bagian dalam kelopak mata, sering diaplikasikan eyeliner.
Jenis-Jenis Riasan
1. Natural
Memberikan tampilan segar dan sederhana. Cocok untuk sehari-hari.
2. Glam
Tampil lebih bold dan mewah, biasanya untuk acara pesta atau formal.
3. No-Makeup Look
Makeup yang terlihat seperti tidak memakai makeup, fokus pada kulit sehat dan glowing.
4. Dewy
Memberikan efek kulit berkilau alami, tampak lembab dan sehat.
5. Matte
Hasil akhir tanpa kilap, cocok untuk kulit berminyak atau tampilan profesional.
6. Bridal
Makeup pengantin, biasanya lebih tahan lama dan menggunakan teknik khusus.
7. Fantasy
Makeup untuk keperluan khusus seperti cosplay atau acara seni.
8. Monochromatic
Menggunakan satu warna dominan untuk seluruh wajah (mata, pipi, dan bibir). Memberikan tampilan serasi dan harmonis.
9. Vintage/Retro
Mengadopsi gaya makeup dari era tertentu, seperti tahun 1950-an dengan eyeliner winged tegas dan bibir merah klasik.
10. Gothic
Fokus pada warna gelap, seperti eyeshadow hitam pekat dan lipstick berwarna gelap (misalnya hitam atau ungu tua).
11. Editorial
Makeup yang lebih kreatif dan artistik, biasanya digunakan dalam pemotretan majalah atau fashion show.
12. Minimalist
Fokus pada tampilan bersih dan sederhana dengan sedikit produk makeup. Biasanya hanya menggunakan BB cream, blush tipis, dan lip tint.
13. Metallic/Glitter
Menggunakan produk dengan kilau logam atau glitter, biasanya pada eyeshadow atau lipstick, untuk tampilan berkilau.
14. Avant-Garde
Makeup eksperimental dengan desain unik dan warna mencolok. Cocok untuk acara seni atau fashion show.
15. Smokey Eyes
Teknik khusus untuk membuat mata terlihat dramatis dengan gradasi warna gelap.
16. Festival/Bohemian
Riasan penuh warna dengan tambahan glitter atau stiker wajah, sering digunakan untuk festival musik seperti Coachella.
17. Dramatic
Menekankan mata atau bibir secara intens, dengan warna dan garis tegas. Cocok untuk panggung atau acara formal.
18. Airbrush
Menggunakan alat khusus untuk menyemprotkan foundation dan makeup lainnya, menghasilkan tampilan mulus dan tahan lama.
19. K-Wave (Korean Look)
Fokus pada kulit dewy, alis lurus natural, eyeshadow lembut, dan bibir ombré. Populer karena K-pop dan K-drama.
20. Bright and Colorful Eye Makeup
Eksperimen dengan warna eyeshadow cerah, seperti biru, kuning, atau hijau.
Cocok untuk tampilan ceria atau musim panas.
21. Riasan Bridal Tradisional
Makeup khusus untuk pengantin yang mengikuti tradisi daerah tertentu, seperti riasan adat Jawa atau Sunda.
22. Riasan Karakter/Cosplay
Digunakan untuk meniru karakter tertentu dalam film, anime, atau game. Membutuhkan teknik khusus dan detail tinggi.