Ungkapan Bahasa Inggris untuk Meminta Maaf

Meminta maaf adalah tindakan penting dalam berkomunikasi, baik dalam situasi formal maupun informal. Dalam bahasa Inggris, ada berbagai ungkapan yang bisa digunakan sesuai konteks.
Berikut ini adalah beberapa contoh ungkapan yang umum:
1. I’m Sorry
Ungkapan ini adalah bentuk permintaan maaf yang paling umum dan sederhana.
Cocok digunakan dalam berbagai situasi, baik formal maupun informal.
Contoh Kalimat:
a. I’m sorry I forgot your birthday.
(Maaf, aku lupa ulang tahunmu.)
b. I’m sorry for being late.
(Maaf karena terlambat.)
2. I Apologize
Ungkapan ini terdengar lebih formal dibandingkan “I’m sorry”. Biasanya digunakan dalam situasi profesional atau resmi.
Contoh Kalimat:
- I apologize for the misunderstanding.
(Saya minta maaf atas kesalahpahaman ini.)
- I sincerely apologize for any inconvenience caused.
(Saya dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.)
3. My Apologies
“My apologies” adalah cara formal untuk mengatakan “I’m sorry” dan sering digunakan dalam komunikasi profesional atau tertulis.
Contoh Kalimat:
- My apologies for not responding to your email sooner.
(Saya minta maaf karena tidak segera membalas email Anda.)
- Please accept my apologies for the mistake.
(Mohon terima permintaan maaf saya atas kesalahan ini.)
4. I Didn’t Mean To …
Ungkapan ini digunakan untuk menjelaskan bahwa sesuatu terjadi secara tidak sengaja atau tanpa niat buruk.
Contoh Kalimat:
- I didn’t mean to hurt your feelings.
(Aku tidak bermaksud menyakiti perasaanmu.)
- I didn’t mean to interrupt your conversation.
(Aku tidak bermaksud menyela percakapanmu.)
5. I’m Really/Terribly/Truly Sorry
Penambahan kata “really”, “terribly”, atau “truly” membuat ungkapan permintaan maaf terdengar lebih tulus dan kuat.
Contoh Kalimat:
- I’m really sorry for the trouble I’ve caused.
(Aku benar-benar minta maaf atas masalah yang telah aku timbulkan.)
- I’m terribly sorry about what happened.
(Aku sangat minta maaf tentang apa yang terjadi.)
6. Please Forgive Me
Ungkapan ini terdengar lebih personal dan meminta penerimaan dari orang yang disakiti.
Contoh Kalimat:
- Please forgive me for being rude earlier.
(Tolong maafkan aku karena bersikap kasar tadi.)
- I hope you can forgive me for my mistake.
(Aku harap kamu bisa memaafkan kesalahanku.)
7. It’s My Fault / My Bad
Ungkapan ini digunakan untuk mengakui kesalahan dengan cara santai.
“My bad” lebih sering digunakan dalam percakapan informal.
Contoh Kalimat:
- It’s my fault we missed the train.
(Ini salahku sehingga kita ketinggalan kereta.)
- Oh, I spilled the coffee. My bad!
(Oh, aku menumpahkan kopinya. Maaf ya!)
8. I Take Full Responsibility
Ungkapan ini digunakan dalam situasi formal ketika seseorang ingin mengakui kesalahan dan menunjukkan tanggung jawab.
Contoh Kalimat:
- I take full responsibility for the error in the report.
(Saya bertanggung jawab sepenuhnya atas kesalahan dalam laporan tersebut.)
- I’ll fix this problem as I take full responsibility.
(Saya akan memperbaiki masalah ini karena saya bertanggung jawab penuh.)
9. I Owe You an Apology
Ungkapan ini digunakan ketika Anda merasa berhutang permintaan maaf kepada seseorang karena telah membuat mereka kecewa atau marah.
Contoh Kalimat:
- I owe you an apology for missing your event.
(Aku berhutang permintaan maaf karena tidak hadir di acaramu.)
- I owe you an apology for what I said earlier.
(Aku minta maaf atas apa yang aku katakan tadi.)
10. Sorry for the Inconvenience
Ungkapan ini sering digunakan dalam konteks formal, terutama dalam pelayanan pelanggan atau situasi bisnis.
Contoh Kalimat:
- We’re sorry for the inconvenience caused during your stay. (Kami minta maaf atas ketidaknyamanan selama Anda menginap.)
- Sorry for the inconvenience, but the store is currently closed. (Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, tetapi tokonya sedang tutup.)
Saat menyampaikan permintaan maaf, usahakan untuk:
1. Gunakan Bahasa Tubuh yang Tepat
Kontak mata dan nada bicara yang lembut akan membuat permintaan maaf lebih meyakinkan.
2. Akui Kesalahan
Jangan mencari alasan pembenaran. Akui kesalahan Anda dengan jelas.
3. Berikan Solusi
Jika memungkinkan, tawarkan solusi atau perbaikan atas kesalahan tersebut.
4. Tulus dan Jujur
Sampaikan permintaan maaf dengan tulus, jangan hanya formalitas.
Dengan memahami dan menggunakan ungkapan-ungkapan di atas, smoga kita dapat meminta maaf dengan lebih baik dalam bahasa Inggris, baik dalam situasi santai bersama teman atau situasi formal di lingkungan profesional.
Semoga bermanfaat!