Prompt yang Tepat Untuk Membuat Worksheet
Artificial Intelligence (AI) mampu membantu guru membuat worksheet bahasa Inggris hanya dalam hitungan detik. Namun, kualitas hasilnya sangat bergantung pada kualitas prompt yang kita berikan. Prompt yang terlalu singkat atau kurang spesifik sering kali menghasilkan worksheet yang tidak sesuai kebutuhan pembelajaran.
Agar AI bekerja layaknya seorang asisten yang memahami keinginan kita, pastikan beberapa komponen berikut selalu ada dalam prompt.
1. Tentukan Tujuan Pembelajaran
Jelaskan terlebih dahulu apa yang ingin dicapai setelah peserta mengerjakan worksheet.
Contoh:
Create a worksheet to help students express opinions and compare different ideas.
Jika tidak ditulis...
AI akan membuat aktivitas yang acak. Bisa jadi worksheet lebih banyak berisi membaca, padahal tujuan Anda adalah berbicara.
2. Sebutkan Keterampilan (Skill) yang Ingin Diasah
Tema yang sama bisa menghasilkan worksheet yang sangat berbeda tergantung skill yang dilatih.
Contoh:
- Speaking: discussion, role play, debate
- Reading: comprehension questions
- Writing: opinion paragraph
- Vocabulary: matching words and meanings
- Grammar: sentence completion
Contoh prompt:
The worksheet focuses on speaking skills, especially expressing opinions, giving reasons, agreeing and disagreeing, and asking follow-up questions.
Jika tidak ditulis...
AI akan menebak sendiri. Hasilnya bisa berupa latihan grammar, padahal Anda membutuhkan aktivitas Conversation Club.
3. Jelaskan Target Peserta
Tuliskan siapa yang akan menggunakan worksheet.
Contoh:
First-year university students, CEFR B1, Conversation Club, 60-minute session.
Jika tidak ditulis...
Bahasa yang digunakan bisa terlalu sulit untuk pemula atau justru terlalu mudah bagi mahasiswa.
4. Tentukan Tema yang Jelas
Pilih tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah didiskusikan.
Contoh:
- Buying food vs. cooking at home
- Using AC vs. saving electricity
- Challenges in making friends
- Preparing for retirement
- Working from home vs. working in the office
Jika temanya terlalu umum...
Pertanyaan yang dihasilkan AI cenderung dangkal dan kurang memancing diskusi.
5. Jelaskan Struktur Worksheet
Jangan hanya meminta “buat worksheet”. Beri tahu AI urutan aktivitas yang diinginkan.
Contoh:
1. Brainstorming with pictures
2. Warm-up questions
3. Discussion questions
4. Situation cards
5. Reflection
Jika tidak ditulis...
Worksheet biasanya hanya berisi daftar pertanyaan tanpa alur pembelajaran yang jelas.
6. Jelaskan Ilustrasi yang Diinginkan
Apabila worksheet menggunakan gambar, jelaskan secara spesifik.
Contoh:
Start with two pictures. The first shows a crowded Indonesian warteg. The second shows a family cooking and preparing dinner together.
atau
Show someone enjoying cool air from an air conditioner but looking shocked after receiving an expensive electricity bill.
Jika deskripsinya terlalu singkat...
AI dapat menghasilkan gambar yang tidak sesuai konteks atau kurang mendukung diskusi.
7. Tentukan Desain Akhir
Beritahu AI bentuk output yang Anda inginkan.
Contoh:
Colorful Canva-style educational poster, A4 portrait, suitable for university students.
Jika tidak ditulis...
Tampilan worksheet bisa kurang menarik atau tidak siap dicetak.
8. Jangan Lupakan Refleksi
Refleksi membantu peserta menyadari apa yang telah mereka pelajari.
Contoh:
- What did I learn today?
- Has my opinion changed?
- Which speaking skill improved today?
- How did I feel during today's discussion?
Jika tidak ada refleksi...
Pembelajaran sering berhenti pada aktivitas saja tanpa memberi kesempatan peserta mengevaluasi perkembangan dirinya.
Waspadai Masalah Copyright
Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap semua hasil AI bebas digunakan. Padahal, AI dapat menghasilkan konten yang terinspirasi dari materi yang pernah dipublikasikan.
Karena itu, hindari prompt seperti:
“Copy the worksheet from English File.”
atau
“Rewrite Cambridge English workbook page 25.”
Sebaliknya, gunakan prompt seperti:
“Create an original worksheet inspired by the theme of friendship for intermediate EFL learners.”
Selain itu, berhati-hatilah saat meminta AI membuat gambar menggunakan karakter, tokoh, atau ilustrasi yang dilindungi hak cipta. Jika ingin menggunakan materi untuk buku, modul, atau publikasi komersial, pastikan seluruh teks dan ilustrasi benar-benar orisinal atau telah memiliki izin penggunaan.
Contoh Prompt yang Lengkap
|
Create a one-page English Conversation Club worksheet for 3rd grade senior high school students (CEFR B1). The objective is to improve speaking skills, especially expressing opinions, giving reasons, comparing ideas, and asking follow-up questions. The theme is “Challenges in Making Friends.” Begin with a self-answer friendship quiz, followed by discussion questions, situation cards, and a reflection section. Design it as a colorful Canva-style A4 poster with modern illustrations suitable for university students. |
Contoh 2
|
Buat worksheet bentuk gambar poster uuran A4 untuk 1 meeting kelas conversation. Worksheetnya dimulai dengan brainstorming berupa gambar. Lalu diikuti beberapa pertanyaan sebagai bahan diskusi. Tutup worksheet dengan bagian refleksi. Tema worksheetnya: membandingkan hidup di kota atau hidup di desa.
|