Perintis vs Pewaris
Pernahkah kamu melihat ada orang yang memulai sesuatu dari nol, penuh perjuangan, dan akhirnya sukses membangun sebuah karya atau usaha? Nah, mereka itulah perintis—si pelopor yang menyalakan api pertama. Di sisi lain, ada pewaris, yaitu orang yang melanjutkan tongkat estafet, entah itu usaha keluarga, jabatan, atau bahkan ide besar yang sudah dirintis sebelumnya.
Fenomena perintis vs pewaris ini bisa kita temukan di mana-mana: dari dunia bisnis, organisasi, seni, hingga komunitas hobi. Perintis sering kali berjiwa “petualang”—siap menghadapi tantangan yang belum ada jawabannya. Sedangkan pewaris biasanya berperan sebagai “penjaga” sekaligus pengembang, membawa sesuatu yang sudah ada ke level baru.
Tapi, keduanya punya tantangan masing-masing. Perintis harus membangun dari nol dengan risiko besar, sementara pewaris harus menjaga reputasi dan tidak “merusak” warisan yang sudah dibangun.
Apa sih bahasa Inggrisnya perintis dan pewaris?
1. Perintis → pioneer (umum), trailblazer (lebih menekankan keberanian dan terobosan).
Contoh kalimat:
Steve Jobs was a pioneer in the smartphone industry.
2. Pewaris → successor (umum untuk jabatan), heir (untuk warisan harta atau gelar).
Contoh Kalimat:
Tim Cook became the successor of Steve Jobs at Apple.
Ada sejumlah istilah bahasa Inggris terkait perintis dan pewaris. Beberapa diantaranya disajikan dalam tabel berikut:
|
Istilah |
Arti |
Contoh Kalimat |
|
|
|
|
|
Founder |
Pendiri |
She is the founder of a non-profit organization. |
|
Co-founder |
Pendiri bersama |
They started the company as co-founders. |
|
Visionary |
Orang yang punya visi jauh ke depan |
Elon Musk is a visionary in space exploration. |
|
Legacy |
Warisan pencapaian |
Her legacy is the free school she built. |
|
Inheritance |
Warisan harta |
He received a large inheritance from his grandfather. |
|
Forerunner |
Pendahulu/pelopor |
The Wright brothers were forerunners of aviation. |
|
Trailblazer |
Pelopor yang berani |
She’s a trailblazer in sustainable fashion. |
|
Succession |
Proses pergantian kepemimpinan |
The succession plan ensures smooth leadership change. |
|
Predecessor |
Pendahulu dalam jabatan |
He learned a lot from his predecessor. |
|
Innovator |
Pencipta hal baru |
Edison was an innovator who changed history. |
|
Heritage |
Warisan budaya/sejarah |
This building is part of our heritage. |
|
Mentorship |
Proses bimbingan |
His mentorship shaped many young leaders. |
Perintis perlu melakukan hal-hal berikut ini:
1. Catat proses dan keputusan penting – supaya pewaris punya panduan, bukan hanya cerita.
2. Bangun budaya yang kuat – menanamkan nilai-nilai yang akan jadi pondasi meski orangnya berganti.
3. Jangan takut berbagi pengetahuan – rahasia sukses yang disimpan rapat bisa hilang kalau kamu sudah tidak di situ.
4. Siapkan regenerasi sejak awal – jangan menunda-nunda untuk mencari penerus.
Bagaimana dengan pewaris?
Berikut ini sejumlah hal yang perlu dilakukan para pewaris:
1. Hargai sejarah – kenali perjuangan perintis agar tidak mengubah sesuatu secara serampangan.
2. Tambahkan inovasi – jangan sekadar menjaga; kembangkan agar tetap relevan.
3. Bangun kepercayaan tim – mereka akan lebih mudah menerima pembaruan kalau percaya pada pemimpin baru.
4. Tetap rendah hati – warisan yang kamu pegang adalah hasil kerja keras orang lain, bukan hanya hasilmu sendiri.
Perlu diingat bahwa perintis dan pewaris bukanlah dua pihak yang saling bertentangan, melainkan dua babak dalam satu cerita besar.
Tanpa perintis, tak ada yang bisa diwariskan.
Tanpa pewaris, warisan itu bisa hilang.
Oleh karenanya, kuncinya ada pada saling menghargai, memahami peran masing-masing, dan bergerak maju bersama.