Pangku dalam Bahasa Inggris
Film Pangku yang baru saja tayang di bioskop menarik rasa ingin tahu banyak penonton. Bukan cuma karena ceritanya yang tidak biasa, tapi juga karena judulnya yang unik: Pangku.
Sebagai
penutur bahasa Indonesia, kita semua tahu makna kata ini — bisa berarti memangku
seseorang, atau memangku jabatan di suatu lembaga. Tapi, tahukah kamu bahwa
dalam bahasa Inggris, kata “pangku” tidak bisa diterjemahkan dengan satu
istilah saja? Kata ini punya nuansa makna berbeda tergantung konteksnya.
Mari kita bahas padanan bahasa Inggris untuk kata “pangku” agar kita tidak salah terjemah.
1. “Pangku” Secara Fisik — Lap / Hold on the Lap
Makna paling dasar dari pangku adalah tindakan memangku seseorang atau sesuatu di atas paha saat duduk.
Dalam bahasa Inggris, kata benda yang digunakan adalah lap, sedangkan kata kerjanya bisa berupa to hold on the lap atau to sit on someone’s lap.
Contoh kalimat:
· Anak itu duduk di pangkuan ibunya.
(The child sat on her mother’s lap).
· Ayah memangku bayinya sambil tertawa lembut.
(The father held his baby on his lap while laughing softly).
Konteks ini menggambarkan kehangatan, kasih sayang, dan kedekatan emosional — nuansa yang sering muncul dalam percakapan keluarga, novel, maupun film romantis.
2. “Pangku” Dalam Konteks Jabatan — Hold a Position / Be in Office / Occupy a Role
Dalam dunia kerja atau pemerintahan, kata “pangku” digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sedang menjabat atau memegang posisi tertentu.
Dalam bahasa Inggris, istilah yang digunakan antara lain hold a position, be in office, atau occupy a role.
Contoh kalimat:
· Ia memangku jabatan sebagai direktur utama sejak 2022.
(He has held the position of managing director since 2022)
· Presiden baru itu resmi memangku jabatan minggu lalu.
(The new president officially took office last week).
· Perempuan itu kini memangku peran penting di kementerian.
(She now occupies a key role in the ministry).
Kata-kata ini menandakan otoritas, tanggung jawab, dan kepercayaan publik. Jadi, konteks “pangku jabatan” lebih dekat dengan kekuasaan dan tanggung jawab sosial, bukan tindakan fisik.