Mengenal Taboo
Dalam percakapan, ada hal-hal yang tabu (bahasa inggris=taboo) terkait topik, kata, atau perilaku yang dianggap tidak pantas, tidak sopan, atau terlalu sensitif untuk dibicarakan.
Mengetahui apa saja yang termasuk taboo sangat penting, terutama bagi pembelajar bahasa Inggris, agar tidak salah ucap dan menyinggung lawan bicara.
Apa itu Taboo?
Kata taboo pertama kali masuk ke bahasa Inggris pada abad ke-18, berasal dari bahasa Tonga yang berarti “terlarang” atau “tidak boleh disentuh.” Dalam komunikasi, taboo adalah sesuatu yang sebaiknya dihindari karena bisa menyinggung budaya, nilai, atau perasaan orang lain.
Jenis-Jenis Taboo dalam Percakapan Bahasa Inggris
1. Taboo Topics (Topik Terlarang)
Topik
tertentu dianggap tabu, terutama saat berbicara dengan orang baru atau dalam
situasi formal.
Contoh:
- Money (uang):
Taboo: “How much do you earn every month?”
Neutral: “What do you like most about your job?”
- Age (usia):
Taboo: “How old are you exactly?”
Neutral: “When’s your birthday month?”
- Religion (agama):
Taboo: “Why don’t you believe in my religion?”
Neutral: “Do you celebrate any special holidays?”
- Politics (politik):
Taboo: “Who did you vote for in the last election?”
Neutral: “What do you think about the importance of voting?”
- Sexuality (seksualitas):
Taboo: “Are you straight or not?”
***Lebih sopan untuk menghindari hal ini kecuali orang tersebut membicarakannya sendiri.
2. Taboo Words (Kata-Kata Terlarang)
Bahasa
Inggris memiliki banyak kata yang kasar atau menghina, sering disebut swear
words atau curse words.
Contoh:
- Four-letter words:
f**, s** (kasar dan tidak sopan di tempat umum).
- Racial slurs (penghinaan ras):
seperti n*** atau kata merendahkan etnis tertentu.
- Sexual insults:
menyebut seseorang dengan kata bermakna vulgar.
Alternatif sopan:
- Ganti f** off!* dengan Please leave me alone.
- Ganti s**!* dengan Oh no!
3. Taboo Behavior in Conversation (Perilaku Tabu dalam Percakapan)
Selain
kata dan topik, cara berperilaku juga bisa dianggap tabu.
Contoh:
- Interrupting (memotong pembicaraan):
Taboo: “No, no, you’re wrong! Let me talk!”
More polite: “Sorry to interrupt, may I add something?”
- Too personal questions (pertanyaan terlalu pribadi):
Taboo: “Why are you still single?”
Neutral: “Do you enjoy spending time with friends or family?”
- Body language (bahasa tubuh):
- Menunjuk wajah orang dengan jari bisa dianggap tidak sopan.
- Berdiri terlalu dekat bisa membuat lawan bicara tidak nyaman.
Mengapa Taboo Penting untuk Diketahui?
- Menghindari kesalahpahaman dan konflik.
- Menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara.
- Membuat komunikasi lebih lancar dan nyaman.
Tips Menghindari Taboo
- Pilih topik netral (hobi, cuaca, makanan, film).
- Gunakan kata yang sopan, hindari umpatan.
- Perhatikan reaksi lawan bicara; ganti topik jika mereka terlihat tidak merasa nyaman.