Istilah Angka Bahasa Inggris

Angka, dalam bahasa Inggris, dapat mewakili istilah tertentu dalam bahasa Inggris. Istilah-istilah ini umum digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan, dan memiliki makna yang cukup unik.
Berikut adalah beberapa contoh istilah bahasa Inggris yang diwakili oleh angka:
1. 24/7
Bermakna 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu (terus-menerus tanpa henti).
Contoh kalimat:
· The convenience store is open 24/7, so you can buy anything you need anytime.
(Toko serba ada ini buka 24 jam 7 hari, jadi kamu bisa membeli apa pun kapan saja.)
· As a doctor, she is on call 24/7 for emergencies.
(Sebagai dokter, ia selalu siaga 24 jam 7 hari untuk keadaan darurat.)
2. One in a million
Sangat langka atau istimewa (satu dari sejuta).
Contoh kalimat:
· Finding a true friend like you is one in a million.
(Menemukan sahabat sejati sepertimu itu sangat langka.)
· The chance of winning the lottery is one in a million.
(Peluang memenangkan lotre sangatlah kecil.)
3. 50/50
Berbagi sesuatu secara seimbang, sama rata, atau memiliki kemungkinan yang sama besar.
Contoh kalimat:
· They decided to split the bill 50/50.
(Mereka memutuskan untuk berbagi tagihan sama rata.)
· The chances of success are 50/50; we just need to try our best.
(Kemungkinan keberhasilannya sama besar; kita hanya perlu berusaha sebaik mungkin.)
4. 101
Dasar-dasar atau pengenalan awal mengenai suatu topik (biasanya digunakan dalam pendidikan atau kursus).
Contoh kalimat:
· Before we start, let me explain the basics of marketing 101.
(Sebelum kita mulai, izinkan saya menjelaskan dasar-dasar pemasaran.)
· “Cooking 101” teaches you how to make simple meals.
(Kursus memasak dasar mengajarkan cara membuat makanan sederhana.)
5. 20/20 vision
Penglihatan yang sangat baik atau sempurna (diukur menggunakan skala penglihatan medis).
Contoh kalimat:
· After wearing glasses for years, she finally has 20/20 vision.
(Setelah bertahun-tahun memakai kacamata, akhirnya penglihatannya sempurna.)
· Hindsight is 20/20, meaning it’s easier to understand something after it happens.
(Ungkapan ini berarti kita lebih mudah memahami sesuatu setelah itu terjadi.)
6. Catch-22
Situasi yang membingungkan atau tidak memiliki solusi karena saling bergantung.
Contoh kalimat:
It’s a catch-22 situation: you need experience to get a job, but you need a job to get experience.
(Ini situasi yang membingungkan: kamu butuh pengalaman untuk mendapatkan pekerjaan, tapi butuh pekerjaan untuk mendapatkan pengalaman.)
7. Two cents
Opini atau pendapat pribadi (biasanya digunakan dengan sopan untuk menyampaikan pendapat).
Contoh kalimat:
· That’s just my two cents, but I think we should try a different approach.
(Itu hanya pendapat saya, tapi saya pikir kita sebaiknya mencoba pendekatan lain.)
· Can I add my two cents on this matter?
(Bolehkah saya menambahkan pendapat saya tentang hal ini?)
8. Zero tolerance
Kebijakan yang tidak memberikan toleransi sama sekali terhadap kesalahan atau pelanggaran.
Contoh kalimat:
· The school has a zero tolerance policy for bullying.
(Sekolah memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap perundungan.)
· Companies often implement zero tolerance for harassment.
(Perusahaan sering menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap pelecehan.)
9. Back to square one
Kembali ke titik awal setelah usaha yang dilakukan gagal.
Contoh kalimat:
· After the project failed, we had to go back to square one and start over.
(Setelah proyek gagal, kami harus kembali ke titik awal dan memulai lagi.)
· If this plan doesn’t work, it’s back to square one.
(Jika rencana ini tidak berhasil, maka kita kembali ke titik awal.)
10. Third time’s a charm
Percobaan ketiga akan berhasil setelah dua kali gagal sebelumnya.
Contoh kalimat:
· He failed the driving test twice, but third time’s a charm!
(Dia gagal ujian mengemudi dua kali, tapi percobaan ketiga pasti berhasil!)
· I’ll try again because they say third time’s a charm.
(Saya akan mencoba lagi karena ada pepatah bahwa percobaan ketiga pasti berhasil.)
11. Nine-to-five
Jam kerja standar dari pukul 9 pagi hingga 5 sore.
Contoh kalimat:
· He works a regular nine-to-five job at an office.
(Dia bekerja dalam jam kerja standar di kantor.)
· I’m tired of the nine-to-five routine; I need a change.
(Saya lelah dengan rutinitas jam kerja standar; saya butuh perubahan.)
12. Seven-year itch
Rasa bosan atau ketidakpuasan yang muncul setelah tujuh tahun.
Contoh kalimat:
They’re trying to overcome the seven-year itch in their marriage.
(Mereka berusaha mengatasi kebosanan yang muncul setelah tujuh tahun menikah.)
13. Five-second rule
Aturan tidak resmi bahwa makanan yang jatuh ke lantai aman jika diambil dalam waktu lima detik.
Contoh kalimat:
She picked up the cookie and said, “Five-second rule!”
(Dia mengambil kue itu dan berkata, “Aturan lima detik!”)
14. Cloud nine
Sangat bahagia atau senang sekali.
Contoh kalimat:
She’s been on cloud nine since she got her dream job.
(Dia sangat bahagia sejak mendapatkan pekerjaan impiannya.)
15. Six feet under
Frasa kiasan untuk meninggal atau dikuburkan.
Contoh kalimat:
If you keep driving recklessly, you’ll end up six feet under.
(Jika kamu terus mengemudi sembarangan, kamu bisa celaka.)