HOUSE vs HOME

Dalam bahasa Inggris, house dan home sering diterjemahkan sebagai “rumah” dalam bahasa Indonesia. Namun, kedua kata ini memiliki makna yang berbeda. Mari kita bahas perbedaannya dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.
1. HOUSE: Bangunan Fisik
House mengacu pada sebuah bangunan tempat tinggal yang memiliki bentuk fisik, seperti rumah dengan dinding, atap, dan pintu. Kata ini lebih menekankan pada struktur atau properti tanpa melihat apakah ada perasaan emosional di dalamnya.
Contoh Kalimat:
“They bought a new house in the city.”
(Mereka membeli rumah baru di kota.)
“That house has three bedrooms and a big garden.”
(Rumah itu memiliki tiga kamar tidur dan taman yang besar.)
Ciri khas:
· Digunakan untuk menyebut bangunan tempat tinggal
· Bisa kosong atau belum dihuni
· Tidak memiliki makna emosional
2. HOME: Tempat dengan Makna Emosional
Home lebih dari sekadar bangunan. Kata ini menggambarkan tempat yang memiliki makna emosional, di mana seseorang merasa nyaman, aman, dan memiliki ikatan batin. Home bisa berupa rumah, apartemen, atau bahkan tempat yang bukan bangunan fisik, selama tempat itu terasa seperti “rumah” bagi seseorang.
Contoh Kalimat:
“Home is where the heart is.”
(Rumah adalah tempat di mana hati berada.)
“I feel at home in my grandmother’s house.”
(Saya merasa seperti di rumah sendiri di rumah nenek saya.)
Ciri khas:
· Mengandung perasaan nyaman dan emosional
· Tidak selalu berbentuk bangunan fisik
· Bisa merujuk pada tempat yang berarti bagi seseorang
Perbedaan dalam Kalimat
“I bought a new home in the city.”
(SALAH, karena home bukan bangunan
yang bisa dibeli.)
“I bought a new house in the city.”
(BENAR, karena house adalah bangunan yang bisa dibeli.)
==============================================
“My house is where my family is.”
(SALAH, karena house hanya bangunan.)
“My home is where my family is.”
(BENAR, karena home menekankan hubungan keluarga dan perasaan nyaman.)
==============================================
Simpulan
· HOUSE = Bangunan fisik tempat tinggal
· HOME = Tempat yang memiliki makna emosional dan terasa nyaman
Jadi, meskipun sebuah bangunan disebut house, bangunan ini tidak otomatis menjadi home. Sebutan home dipakai jika penghuninya merasa nyaman dan memiliki keterikatan emosional di dalamnya.