Bahasa Inggris dalam Dokumen Kontrak

Dalam dunia bisnis dan hukum, surat perjanjian kontrak menjadi dokumen yang sangat penting untuk mengatur hak, kewajiban, serta tanggung jawab para pihak yang terlibat.
Mengingat sifatnya yang legal dan mengikat, memahami bahasa Inggris yang sering muncul dalam dokumen ini sangatlah penting. Istilah-istilah hukum dalam kontrak dapat berpengaruh besar terhadap pemahaman dan pelaksanaan perjanjian.
Berikut adalah kosakata hukum dalam bahasa Inggris yang sering digunakan dalam surat perjanjian kontrak.
1. Agreement
Persetujuan
Merujuk pada keseluruhan kontrak atau persetujuan antara dua atau lebih pihak.
Contoh kalimat:
This agreement is entered into by both parties to outline the terms of cooperation.
2. Party
Pihak
Menyebutkan pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak.
Contoh kalimat:
Each party agrees to comply with all terms stated herein.
3. Terms and Conditions
Syarat dan Ketentuan
Berisi aturan atau syarat yang disetujui oleh semua pihak.
Contoh kalimat:
The Terms and Conditions must be reviewed and accepted before signing.
4. Obligation
Kewajiban
Tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh pihak-pihak dalam kontrak.
Contoh kalimat:
The tenant’s obligation is to pay rent on or before the due date.
5. Consideration
Imbalan atau kompensasi
Menjelaskan manfaat atau imbalan yang diterima oleh kedua belah pihak dalam kontrak.
Contoh kalimat:
Consideration in this contract includes payment for services rendered.
6. Liability
Tanggung jawab hukum
Mengatur tentang tanggung jawab pihak dalam kasus adanya pelanggaran kontrak.
Contoh kalimat:
The company assumes no liability for damages caused by third-party actions.
7. Breach
Pelanggaran
Mengacu pada tindakan yang melanggar ketentuan kontrak.
Contoh kalimat:
Failure to deliver goods on time constitutes a breach of contract.
8. Indemnity
Ganti rugi
Ketentuan yang memberikan perlindungan kepada salah satu pihak dari kerugian yang mungkin timbul.
Contoh kalimat:
The vendor agrees to provide indemnity against losses due to defective products.
9. Jurisdiction
Yurisdiksi atau wilayah hukum
Menetapkan pengadilan atau wilayah hukum yang berwenang menangani perselisihan kontrak.
Contoh kalimat:
All disputes shall be resolved under the Jurisdiction of Indonesian law.
10. Confidentiality
Kerahasiaan
Ketentuan yang melindungi informasi rahasia terkait dengan kontrak.
Contoh kalimat:
Each Party agrees to maintain confidentiality of shared business information.
11. Termination
Pengakhiran
Proses atau alasan untuk mengakhiri kontrak.
Contoh kalimat:
The contract allows termination if either party fails to meet its obligations.
12. Force Majeure
Keadaan darurat
Kondisi atau kejadian di luar kendali yang dapat membebaskan pihak dari kewajiban.
Contoh kalimat:
Force majeure events such as natural disasters will relieve parties from obligations.
13. Amendment
Perubahan atau amandemen
Menjelaskan modifikasi yang mungkin dilakukan dalam kontrak.
Contoh kalimat:
Any amendment to this agreement must be in writing and signed by both parties.
14. Assign
Mengalihkan
Ketentuan yang memungkinkan pemindahan hak atau kewajiban dalam kontrak kepada pihak lain.
Contoh kalimat:
Neither party may assign their rights to another entity without written consent.
15. Waiver
Pelepasan hak
Pernyataan bahwa satu pihak melepaskan hak tertentu yang diatur dalam kontrak.
Contoh kalimat:
The waiver of any breach shall not constitute a waiver of any subsequent breach.
16. Enforceable
Dapat dilaksanakan secara hukum
Mengacu pada ketentuan yang sah dan dapat dilaksanakan menurut hukum.
Contoh kalimat:
Only enforceable terms are included in this binding agreement.
17. Default
Kelalaian atau wanprestasi
Mengacu pada ketidakmampuan atau kelalaian pihak untuk memenuhi kewajiban kontrak.
Contoh kalimat:
Default in payment will result in immediate termination of services.
18. Representation and Warranties
Pernyataan dan jaminan
Pernyataan fakta yang diberikan oleh pihak dalam kontrak.
Contoh kalimat:
Both parties provide representation and warranties that they have the authority to enter this contract.
19. Severability
Pemisahan ketentuan
Ketentuan yang menyatakan bahwa jika bagian kontrak dianggap tidak sah, bagian lainnya tetap berlaku.
Contoh kalimat:
If any term is found invalid, the severability clause ensures the remaining terms stay effective.
20. Entire Agreement
Keseluruhan perjanjian
Menyatakan bahwa dokumen ini merupakan keseluruhan kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat, mengesampingkan perjanjian lain sebelumnya.
Contoh kalimat:
This document represents the Entire Agreement and supersedes prior discussions.
21. Arbitration
Arbitrase atau penyelesaian sengketa di luar pengadilan.
Digunakan dalam kontrak sebagai alternatif untuk menyelesaikan perselisihan secara damai tanpa melalui pengadilan.
Contoh kalimat:
In case of a dispute, arbitration will be used instead of going to court.
22. Clause
Klausul atau bagian tertentu dari perjanjian
Menunjukkan bagian tertentu dari kontrak yang mengatur suatu hal secara spesifik, seperti syarat pembayaran atau kewajiban masing-masing pihak.
Contoh kalimat:
Each clause in the contract must be thoroughly reviewed by legal counsel.
23. Counterpart
Salinan atau bagian terpisah dari perjanjian yang tetap sah meskipun ditandatangani secara terpisah.
Merujuk pada salinan perjanjian yang mungkin ditandatangani di lokasi atau waktu berbeda oleh para pihak, tetapi tetap dianggap sebagai dokumen asli.
Contoh kalimat:
The parties may execute this agreement in multiple counterparts, each of which shall be deemed an original.
24. Effective Date
Tanggal berlaku
Menunjukkan kapan kontrak mulai berlaku dan kapan ketentuan dalam kontrak harus mulai dipatuhi.
Contoh kalimat:
The contract will be valid from the effective date listed above.
25. Governing Law
Hukum berlaku yang diacu
Menyebutkan hukum atau yurisdiksi yang akan digunakan untuk menafsirkan dan menegakkan ketentuan dalam kontrak.
Contoh kalimat:
This contract shall be governed by the Governing Law of the state where it was signed.
26. Notice
Pemberitahuan
Mengacu pada komunikasi tertulis yang harus diberikan, biasanya dalam situasi seperti pengakhiran kontrak atau perubahan ketentuan.
Contoh kalimat:
Written notice must be provided 30 days prior to any termination.
27. Remedy
Pemulihan atau solusi hukum
Mengacu pada tindakan atau kompensasi yang dapat diterima pihak yang dirugikan jika terjadi pelanggaran kontrak.
Contoh kalimat:
If there is a breach, the non-breaching party is entitled to a legal remedy.
28. Scope of Work
Ruang lingkup pekerjaan
Bagian yang menjelaskan tugas dan tanggung jawab spesifik yang harus dilaksanakan dalam kerangka kerja kontrak.
Contoh kalimat:
The scope of work outlines all tasks and responsibilities to be fulfilled.
29. Subcontractor
Subkontraktor atau pihak ketiga yang ditugaskan untuk melaksanakan sebagian dari pekerjaan
Merujuk pada pihak atau perusahaan lain yang dipekerjakan oleh kontraktor utama untuk mengerjakan sebagian proyek.
Contoh kalimat:
The contractor has the right to hire a subcontractor for specialized services.
30. Binding
Mengikat
Menunjukkan bahwa ketentuan dalam kontrak bersifat sah dan wajib dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat.
Contoh kalimat:
This agreement is legally binding upon all parties.
Memahami kosakata ini dapat membantu mencegah kesalahpahaman serta memastikan semua ketentuan dipatuhi sesuai dengan yang telah disepakati pihak yang terlibat dalam kontrak.
Selain itu, penguasaan kosakata ini juga membantu dalam menyusun kontrak yang jelas dan efektif, sehingga memperkuat perlindungan hukum bagi semua pihak yang terlibat.