Tips Membuat Prompt AI yang Efektif untuk Worksheet: Panduan Praktis bagi Guru
Di tengah padatnya tugas mengajar, menyiapkan worksheet yang rapi, menarik, dan sesuai kemampuan siswa bisa memakan waktu cukup lama. Padahal, AI dapat membantu membuat worksheet berkualitas dalam hitungan detik, asalkan prompt yang Anda berikan tepat.
Prompt
yang baik adalah “peta” bagi AI; tanpa peta yang jelas, hasilnya pun
acak-acakan.
Berikut panduan paling lengkap dan mudah diikuti untuk membuat prompt AI yang menghasilkan worksheet siap pakai dan variatif.
1. Sebutkan Mata Pelajaran, Topik, dan Tujuan Pembelajaran
Selalu mulai dengan tiga unsur inti:
- Mata pelajaran:
Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dll.
- Topik:
Animals, Pecahan, Sifat Cahaya, dll.
- Tujuan pembelajaran:
apa yang harus dapat dilakukan siswa setelah mengerjakan worksheet.
Contoh tujuan:
- “Siswa dapat menyebutkan 10 nama hewan.”
- “Siswa dapat menentukan pecahan lebih besar dan lebih kecil.”
- “Siswa dapat mengidentifikasi ide pokok dalam paragraf pendek.”
Tujuan pembelajaran membantu AI memproduksi konten yang benar-benar relevan dan tidak keluar jalur.
2. Jelaskan Level Siswa dan Atur Gaya Bahasa Sesuai Tahap Perkembangannya
Bagian ini penting karena AI perlu tahu sejauh apa kemampuan siswa dan seperti apa bahasa yang sebaiknya digunakan.
Tuliskan:
- Kelas dan usia: “Kelas 3 SD, usia 8–9 tahun.”
- Tingkat keahlian/kompleksitas:
- CEFR (A1–C2) untuk materi Bahasa Inggris
- Kata kerja Taksonomi Bloom (remember, understand, apply, analyze, evaluate, create)
- Karakter bahasa yang dibutuhkan:
- untuk SD → kalimat pendek, kosakata dasar
- untuk SMP → instruksi lebih panjang
- untuk SMA → bahasa lebih akademik
Anda juga bisa mengatur jumlah kata agar AI tidak membuat teks terlalu panjang:
- “Teks bacaan maksimal 80 kata.”
- “Instruksi maksimal 10 kata per kalimat.”
Dengan begitu, worksheet yang dihasilkan akan sesuai usia, tidak terlalu rumit, dan mudah dipahami siswa.
3. Tentukan Urutan Soal dari yang Termudah ke yang Tersulit
Minta AI menyusun kegiatan secara bertahap:
pengenalan → latihan dasar → latihan terapan → aktivitas kreatif
Contoh instruksi langsung:
- “Susun soal dari yang paling mudah ke yang paling sulit.”
- “Mulai dengan aktivitas mengingat, lanjut memahami, lalu menerapkan.”
Ini membuat worksheet terasa mengalir seperti alur pembelajaran di kelas.
4. Jelaskan Format Kegiatan, Jenis Soal, dan Aktivitas Menarik
Agar worksheet variatif dan tidak membosankan, jelaskan:
A. Jenis soal
· Matching
· Multiple choice
· Fill in the blanks
· True/false
· Labeling
· Short answer
· Sorting
· Reading + questions
Tentukan juga jumlah soal tiap bagian.
B. Aktivitas kreatif/interaktif
Masukkan minimal satu aktivitas yang membuat siswa bergerak atau berkreasi:
· coloring
· cut-and-paste
· draw-and-write
· guessing game
· roleplay
· think–pair–share
· mini-project kecil
Tambahkan juga bila Anda ingin soal dengan gambar:
· “Tambahkan gambar hitam-putih untuk matching.”
· “Gunakan ikon sederhana untuk membantu siswa memahami instruksi.”
Menggabungkan jenis soal + aktivitas kreatif membuat worksheet lebih hidup dan tidak membosankan.
5. Sertakan Kunci Jawaban dan Jawaban Contoh
Pastikan prompt memuat instruksi:
- “Sertakan kunci jawaban.”
- “Berikan contoh jawaban model untuk soal terbuka.”
Ini menghemat waktu guru dan memastikan worksheet langsung bisa digunakan.
6. Minta AI Menggunakan Contoh yang Sesuai dengan Konteks Nyata Siswa
Ini aspek yang sangat penting, tetapi sering terlupakan.
AI sering memberikan contoh generik: beruang kutub, cuaca bersalju, nama “Oliver,” atau situasi yang jauh dari keseharian siswa.
Untuk menghindari hal itu, mintalah contoh yang:
· dekat dengan keseharian siswa
· relevan secara budaya
· menggunakan objek yang ada di sekitar sekolah/rumah
· memakai nama yang familiar
· sesuai kondisi geografis
Contoh instruksi yang bisa ditambahkan:
· “Gunakan contoh yang relevan untuk siswa Indonesia.”
· “Gunakan nama yang umum digunakan siswa di Asia Tenggara.”
· “Hindari contoh yang tidak sesuai dengan negara tropis (misalnya snowstorm).”
Ketika contoh sesuai dunia nyata siswa, pemahaman dan keterlibatan mereka meningkat drastis.
****** ****** ******
Untuk memudahkan para guru, berikut ini disediakan contoh templat prompt worksheet.
Guru tinggal menyalin prompt ini lalu mengganti kata dalam kurung sesuai kebutuhan masing-masing:
======================================================
PROMPT TEMPLATE
Buatkan worksheet untuk mata pelajaran [ISI], kelas [ISI], usia [ISI].
Topik: [ISI].
Tujuan pembelajaran: [ISI].
Gunakan tingkat kemampuan CEFR [A1/A2/B1] atau kata kerja Taksonomi Bloom:
[pilih: mengingat/memahami/menerapkan/menganalisis/mengevaluasi/menciptakan].
Gunakan bahasa yang sesuai tahap perkembangan siswa. Batasi teks bacaan maksimal [ISI] kata dan instruksi maksimal [ISI] kata per kalimat.
Susun kegiatan dari yang paling mudah ke yang lebih sulit.
Format worksheet yang saya inginkan:
· [jenis soal + jumlah]
· [jenis soal + jumlah]
· [aktivitas kreatif/interaktif]
Tambahkan soal dengan gambar [tulis jenis gambarnya].
Gunakan layout dan bahasa yang jelas.
Gunakan contoh dan situasi yang sesuai konteks nyata siswa (nama lokal, benda sehari-hari, situasi budaya yang relevan).
Sertakan kunci jawaban serta contoh jawaban model untuk tugas terbuka.