Bahasa Inggris Berbasis STEM
Panduan Pembelajaran STEM untuk membantu sekolah menyiapkan murid menghadapi tantangan abad ke-21 diterbitkan Badan Standar, Kurikulum,
dan Asesmen Pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada tahun 2025.
Namun banyak guru, termasuk guru Bahasa Inggris, mempertanyakannya karena beranggapan STEM itu untuk Sains dan Matematika.
Lalu apa hubungannya dengan Bahasa Inggris?
Apa Itu STEM?
STEM adalah singkatan dari:
- Science (Sains)
- Technology (Teknologi)
- Engineering / Enjinering (Proses merancang solusi)
- Mathematics (Matematika)
Tetapi dalam praktik pendidikan modern, STEM bukan semata-mata pelajaran.
STEM adalah cara belajar yang:
1. Berbasis masalah nyata
2. Mengajak murid berpikir kritis
3. Mengintegrasikan beberapa bidang ilmu
4. Menghasilkan solusi atau produk
Jadi STEM bukan sekadar “pelajaran IPA”, melainkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif.
Lalu, Di Mana Posisi Bahasa Inggris?
Bahasa Inggris dalam STEM berperan sebagai:
- Bahasa komunikasi ilmiah
- Bahasa presentasi proyek
- Bahasa membaca sumber global
- Bahasa kolaborasi dan argumentasi
Karena itu, Bahasa Inggris justru sangat strategis dalam pembelajaran STEM.
Contoh STEM di Kelas Bahasa Inggris
Contoh 1: Tema Lingkungan
Topik grammar: Modal verbs (should, must, can)
Alih-alih hanya mengerjakan latihan soal, guru dapat memberi tugas:
Problem:
“How can we reduce plastic waste at school?”
Murid:
1. Membaca artikel singkat tentang plastik
2. Berdiskusi dalam kelompok
3. Merancang solusi sederhana
4. Membuat poster kampanye dalam bahasa Inggris
5. Presentasi solusi mereka
Di sini terjadi:
- Problem solving
- Kolaborasi
- Presentasi
- Argumentasi
- Penggunaan grammar secara kontekstual
Itulah contoh STEM versi sederhana.
Seperti Apa Proses STEM Itu?
Biasanya prosesnya seperti ini:
1. Mengidentifikasi masalah
2. Mengajukan pertanyaan
3. Merancang solusi
4. Membuat model/produk sederhana
5. Menguji
6. Memperbaiki
7. Mengomunikasikan hasil
Di kelas Bahasa Inggris, fokusnya bukan pada alat canggih, tetapi pada bahasa yang digunakan selama proses tersebut.
Apakah Harus Ada Robot dan Teknologi Canggih?
Tidak.
STEM tidak harus mahal atau rumit.
Contoh sederhana:
- Membuat kampanye hemat listrik dalam bahasa Inggris
- Mendesain tempat sampah terpisah dengan keterangan berbahasa Inggris
- Membuat video edukasi tentang banjir berbahasa Inggris
- Menulis proposal solusi masalah sekolah dalam bahasa Inggris
Yang penting adalah adanya masalah nyata, proses berpikir, solusi, dan komunikasi.
Tiga Cara Guru Bahasa Inggris Menerapkan STEM
1. Menggunakan Tema STEM dalam Materi
Misalnya:
· Reading tentang renewable energy
· Listening tentang artificial intelligence
· Writing tentang climate change
Ini langkah paling mudah dan realistis.
2. Proyek Kolaboratif dengan Guru Lain
Contoh:
Guru IPA mengajarkan filtrasi air.
Guru Bahasa Inggris mengajarkan procedural text.
Murid membuat video tutorial dalam bahasa Inggris dengan judul “How to Make a Simple Water Filter”
Ini sudah termasuk pendekatan terpadu.
3. Proyek Mandiri di Kelas Bahasa Inggris
Contoh project: Design a Smart School
Murid:
· Mengidentifikasi masalah sekolah
· Mendesain solusi
· Menulis proposal
· Presentasi
Tidak perlu laboratorium. Yang penting adalah proses berpikir dan komunikasi.
Mengapa Pendekatan Ini Penting?
Banyak murid merasa Bahasa Inggris itu terlalu teoritis, hanya soal grammar, dan tidak relevan dengan kehidupan
Pendekatan STEM membuat Bahasa Inggris lebih bermakna, lebih kontekstual, lebih menantang, dan lebih kolaboratif.
Selain itu, pendekatan ini membantu mengembangkan critical thinking, creativity, communication, collaboration yang merupakan empat keterampilan abad ke-21.
Tantangan yang Mungkin Dihadapi Guru
Beberapa kekhawatiran umum yang dirasakan guru adalah
belum paham STEM, waktunya terbatas, dan bagaimana menilainya.
Solusinya:
- Mulai dari proyek kecil
- Gunakan rubrik sederhana (isi + bahasa)
- Fokus pada proses, bukan kesempurnaan
STEM bukan perubahan total sekaligus. Ia bisa dimulai dari langkah kecil.
Untuk Calon Guru dan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris
Sebagai calon pendidik, memahami STEM memberi keuntungan:
- Lebih siap menghadapi kurikulum berbasis proyek
- Lebih adaptif terhadap kolaborasi lintas mata pelajaran
- Lebih relevan dengan kebutuhan sekolah masa depan
Pendekatan ini juga sangat cocok untuk penelitian skripsi atau tesis di bidang English Education, terutama dalam area:
- Project-based learning
- Scientific literacy
- English for Specific Purposes
- Digital literacy
Bahasa Inggris berbasis STEM bukan berarti mengubah guru Bahasa Inggris menjadi guru IPA.
Yang berubah adalah cara kita memandang pembelajaran:
Dari sekedar menghafal struktur, menjadi menggunakan bahasa untuk memecahkan masalah nyata.
STEM bukan tentang teknologi mahal. STEM adalah tentang cara berpikir.
Dan Bahasa Inggris adalah alat penting untuk itu.