Perbedaan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
Mahasiswa sering bingung memilih metode penelitian kuantitatif atau kualitatif, bahkan sebelum mereka memutuskan mau meneliti apa. Kesalahan umum ini sering terjadi. Merka berusaha menentukan metode dulu sebelum memiliki topik dan pertanyaan penelitian. Padahal, metode seharusnya dipilih berdasarkan masalah penelitian
Apa sih sebetulnya penelitian kuantitatif dan kualitatif itu?
Perbedaan Utama
Kuantitatif ditandai dengan data angka, analisis statistik, bertujuan menguji dan mengukur.
Kualitatif ditandai dengan data kata/narasi, analisis interpretatif, bertujuan memahami makna dan pengalaman.
Tabel Perbandingan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
|
Aspek
|
Kuantitatif |
Kualitatif |
|
Tujuan |
Mengukur, menguji hipotesis, mencari hubungan, membuat generalisasi
|
Memahami, menggali makna, menemukan pola, membangun teori dari data |
|
Data |
Angka, skor, statistik |
Kata, narasi, dokumen, rekaman
|
|
Desain |
Terstruktur (eksperimen, survei, korelasi)
|
Fleksibel, berkembang sesuai data |
|
Analisis |
Statistik (uji t, ANOVA, regresi, dll.) |
Interpretatif, coding, tematik
|
|
Peran Peneliti |
Netral, menjaga jarak dari partisipan
|
Terlibat langsung, dekat dengan partisipan |
|
Jumlah Partisipan |
Relatif besar (≥30, bisa ratusan) |
Relatif kecil (1–10, atau sampai data jenuh/saturation)
|
|
Contoh Pertanyaan |
“Apakah ada pengaruh metode X terhadap hasil belajar siswa?” |
“Bagaimana pengalaman siswa ketika belajar dengan metode X?”
|
Pemilihan Metode Penelitian
Berikut ini langkah-langkah memilih metode penelitian:
1. Tentukan topik penelitian.
2. Rumuskan pertanyaan penelitian.
3. Tentukan apakah pertanyaan lebih cocok dijawab dengan angka (kuantitatif) atau narasi (kualitatif).
4. Pilih metode yang sesuai.
Contoh lain:
Kuantitatif
“Apakah ada hubungan antara intensitas belajar online dengan nilai TOEFL mahasiswa?”
Kualitatif
“Bagaimana pengalaman mahasiswa dalam menghadapi stres saat belajar online?”