Pemecahan Kementerian Pendidikan di Era Prabowo Subianto

Kabinet Merah Putih yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada Senin 21 Oktober 2024 memperkenalkan beberapa perubahan signifikan, salah satunya adalah pemecahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Kemendikbudristek dipecah menjadi tiga kementerian terpisah.
Berikut ini nama-nama kementerian yang baru, berikut nama menteri dan wakil menterinya.
Kementerian |
Menteri |
Wakil Menteri
|
|
|
|
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
|
Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. |
Dr. Fajar Riza Ulhaq, M.A. |
Prof. Atip Latipulhayat, Ph.D.
|
||
|
|
|
Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi |
Prof. Dr. Ir. Satryo Soemantri Brojonegoro |
Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.
|
Prof. Stella Christie, Ph.D.
|
||
|
|
|
Kementerian Kebudayaan
|
Dr. Fadli Zon, M.Sc. |
Giring Ganesha, S.I.Kom.
|
Para Menteri Pendidikan yang baru menyampaikan harapan agar perubahan yang terjadi ini tidak akan memunculkan stagnansi yang menghambat berjalannya layanan di bidang pendidikan.
Pemecahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi tiga kementerian seperti yang sudah diuraikan di atas diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dalam menghadapi era disruptif dan laju perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang saat ini mengancam punahnya banyak profesi.
Diharapkan bahwa dengan pemisahan kementerian ini, layanan pendidikan dapat diberikan secara lebih tepat sesuai dengan kebutuhan peserta didik dalam menghadapi tantangan zamannya.
Sementara itu, kementerian kebudayaan diadakan secara terpisah sebagai komitmen terkait upaya pelestarian dan pengembangan kekayaan budaya Indonesia. Salah satu tujuannya adalah agar Indonesia tidak hanya dikenal karena kekayaan alamnya semata, namun juga dengan kekayaan budayanya yang luar biasa.