Shadowing Technique: A Way To Be Native-Like

Saat kalian mencari arti kata dalam Bahasa Inggris di google translate atau kamus online lainnya, umumnya kalian lalu mencari bagaimana bunyi kata tersebut. Maka, otomatis kalian akan menekan tombol suara pada kata tersebut dan secara reflek kalian akan menirukan bunyinya. Nah tahukah kamu, bahwa sebenarnya itu adalah salah satu contoh dari shadowing technique.
Sebenarnya apasih arti shadowing technique ini?
Well, “shadow” di sini bukan selayaknya bayangan dari tubuh kita yang ada saat terkena cahaya, shadow diartikan sebagai “meniru” dengan tepat bagaimana sebuah kata dibunyikan, termasuk intonasi serta ritmenya.
Cara ini dapat mengasah listening skills serta pronunciation skills kalian agar lebih peka dalam berbahasa inggris.
Teknik ini dilakukan saat kita belajar accent yang digunakan oleh native speaker. Untuk Bahasa Inggris, ada 2 accent paling popular yaitu American accent dan British accent.
Mempelajari accent bukan hal mudah bagi banyak orang, salah satu solusinya adalah dengan menggunakan shadowing technique. Manfaatnya, kita dapat menyelesaikan kesulitan kita dalam belajar accent native speaker dan membuat proses belajar kita lebih enjoyful dan menyenangkan.
Bagaimana cara melakukan Shadowing technique?
Dalam shadow technique, kita hanya menggunakan video atau audio pembelajaran sesuai yang kita inginkan dan kita tonton atau dengarkan secara rutin, sesuai jadwal yang kita buat sendiri. Dengan kemudahan dalam mengakses internet, sangat mudah untuk kita menemukan film atau audio sesuai minat kita.
Bagaimana Langkah-langkah menggunakan shadowing technique?
1. Pertama, pilih Bahasa serta accent mana yang hendak kalian cermati, apakah American, British, Australian, etc.
2. Cari video atau audiobook dengan accent yang di pilih di beberapa platform seperti youtube, Instagram, atau platform lainnya.
3. Amati serta tiru.
Play video atau audio yang telah kalian pilih lalu fokus pada pelafalan kata, intonasi, serta ritme yang ada
4. Rekam dan refleksikan.
Cermati hasil rekaman suara kalian, lalu cermati perbedaan pada pelafalan, intonasi, dan ritme suara kalian dengan bunyi kata yang dihasilkan oleh native yang ada pada video atau audiobook.
5. Konsisten, lakukan cara ini secara terus-menerus sesuai jadwal yang kalian buat dan lakukan dengan enjoy
Easy peasy lemon squashy, right?
Apakah kalian sudah pernah secara tidak sengaja melakukan teknik ini?
Let’s try and check it!