Mengenal Reference Manager: MENDELEY

Tanpa alat ini, penulis bisa mengalami kesulitan memastikan semua referensi sudah masuk dalam daftar Pustaka, dan harus mengeluarkan usaha lebih dalam menjaga konsistensi format referensi, terutama ketika jumlah sumber yang digunakan cukup banyak.
Mendeley adalah salah satu reference manager yang populer.
Berikut beberapa fitur utama Mendeley:
1. Pengelolaan Referensi:
Mendeley memungkinkan pengguna untuk mengelompokkan referensi ke dalam folder atau koleksi sesuai dengan topik atau proyek tertentu. Pengguna dapat menambahkan referensi secara manual atau mengimpornya langsung dari database akademik seperti Google Scholar, PubMed, JSTOR, dll.
2. Pencarian dan Penyimpanan PDF:
Mendeley dapat menyimpan artikel PDF dan memberikan kemudahan dalam pencarian berdasarkan metadata, judul, penulis, atau kata kunci.
3. Pembuatan Daftar Pustaka Otomatis:
Mendeley dapat menghasilkan daftar pustaka secara otomatis dalam berbagai format referensi. Ini sangat mempermudah penulis dalam menyusun karya tulis ilmiah tanpa harus mengetik ulang setiap referensi.
Jika ada permintaan perubahan format, penulis cukup mengubah pilihan format saja tanpa harus mengetik ulang semua referensi yang dipakai.
4. Kolaborasi Tim:
Mendeley mendukung kolaborasi antara peneliti dengan menyediakan fitur grup yang memungkinkan anggota tim berbagi referensi, artikel, dan anotasi PDF.
5. Sinkronisasi Cloud:
Mendeley memungkinkan sinkronisasi data antar perangkat, sehingga pengguna bisa mengakses referensi kapan saja dan di mana saja.
Manfaat Penggunaan Mendeley:
1. Efisiensi Waktu:
Mendeley mempercepat proses pengelolaan referensi, dari penyimpanan hingga pembuatan daftar pustaka, yang biasanya memakan waktu jika dilakukan secara manual.
2. Mencegah Kesalahan Format:
Dengan menggunakan Mendeley, penulis bisa menghindari kesalahan format dalam daftar pustaka, yang sering terjadi jika dilakukan secara manual.
3. Kolaborasi yang Lebih Mudah:
Bagi tim penelitian, Mendeley memfasilitasi kolaborasi yang lebih mudah dengan berbagi referensi dan komentar langsung dalam platform tersebut.
4. Akses ke Riset Terkini:
Fitur “Research Feed” Mendeley memberi informasi terbaru terkait topik atau bidang yang kita minati, sehingga mempermudah dalam menemukan literatur relevan.
====================================================
Kelemahan Mendeley
Meskipun Mendeley memiliki banyak manfaat, ada beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan:
1. Keterbatasan Integrasi dengan Beberapa Platform:
Mendeley tidak selalu kompatibel dengan semua platform pengolah kata atau reference manager lainnya. Beberapa format tertentu mungkin tidak didukung atau menyebabkan kesalahan saat disinkronkan.
2. Terbatasnya Fitur Gratis:
Versi gratis Mendeley hanya menyediakan kapasitas penyimpanan terbatas (2GB untuk PDF) dan fitur yang terbatas untuk kolaborasi grup.
3. Perubahan Antarmuka Pengguna:
Kadang-kadang pembaruan antarmuka Mendeley bisa membingungkan, terutama bagi pengguna yang telah terbiasa dengan versi sebelumnya.
4. Masalah Sinkronisasi:
Meskipun Mendeley mendukung sinkronisasi antar perangkat, terkadang terjadi masalah teknis seperti referensi atau dokumen yang tidak tersinkronisasi dengan baik.
Salah satu cara untuk mengatasi beberapa kelemahan Mendeley adalah mempunyai Backup Manual. Hal ini berguna untuk menghindari masalah sinkronisasi. Pengguna Mendeley bisa membackup referensi secara manual di folder lokal, selain mengandalkan sinkronisasi cloud.
=========================================================
Mendeley memiliki dua alat utama yaitu Mendeley Desktop dan Mendeley Cite. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang serupa dalam hal pengelolaan referensi, mereka memiliki peran yang berbeda dalam proses penulisan dan manajemen referensi.
Perbedaan Utama antara Mendeley Desktop dan Mendeley Cite:
1. Mendeley Desktop berfungsi lebih sebagai alat untuk mengelola referensi, membaca, dan memberi anotasi pada dokumen PDF, serta menyusun pustaka pribadi. Ini adalah tempat di mana pengguna menyimpan dan mengorganisir literatur.
2. Mendeley Cite berfungsi sebagai alat pengelola sitasi yang terintegrasi dengan Microsoft Word, memungkinkan pengguna untuk menyisipkan sitasi secara otomatis dan membuat daftar pustaka tanpa perlu mengelola referensi secara manual.
Kedua jenis Mendeley ini saling terkait dan digunakan bersama untuk mempercepat dan menyederhanakan proses penulisan dan pengelolaan referensi dalam karya ilmiah. Maka, Mendeley sangat bermanfaat untuk meringankan beban saat menulis artikel dan karya ilmiah lainnya.