Gap Year

Saat ini ada salah satu istilah yang umum digunakan para remaja, ketika lulus SMA. Istilah tersebut adalah GAP YEAR. Apa sih gap year itu?
Gap year adalah masa jeda yang diambil seseorang sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, umumnya setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah atas (SMA).
Bagi calon mahasiswa, terutama yang berencana melanjutkan ke S1 Pendidikan Bahasa Inggris, gap year bisa memberikan banyak manfaat, tetapi juga memiliki beberapa tantangan yang perlu dipertimbangkan.
Perlukah Mengambil Gap Year?
Apakah perlu atau tidak mengambil gap year sebelum masuk kuliah adalah keputusan yang sangat bergantung pada tujuan pribadi dan kesiapan individu.
Berikut beberapa alasan mengapa gap year bisa menjadi pilihan yang baik, serta alasan mengapa ada yang memilih untuk langsung melanjutkan kuliah.
Alasan Mengapa Gap Year Perlu:
1. Mengeksplorasi Minat dan Keterampilan
Gap year memberi waktu untuk mengeksplorasi minat atau mengembangkan keterampilan yang bermanfaat dalam program studi yang ingin diambil.
Bagi calon mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Inggris, gap year bisa digunakan untuk memperbaiki kemampuan bahasa Inggris, baik melalui kursus, perjalanan, atau pengalaman bekerja di lingkungan berbahasa Inggris.
2. Meningkatkan Kematangan Pribadi
Gap year memberikan kesempatan untuk memikirkan kembali tujuan hidup dan
memilih jalur pendidikan yang sesuai.
Bagi mereka yang merasa ragu tentang pilihan jurusan atau ingin memastikan minatnya sebelum terjun ke dunia pendidikan tinggi, gap year bisa menjadi cara yang baik untuk memastikan keputusan tersebut.
3. Pengalaman Kerja atau Sosial
Mengambil gap year bisa menjadi kesempatan untuk bekerja atau menjadi relawan,
baik di bidang yang relevan dengan Pendidikan Bahasa Inggris (misalnya mengajar
bahasa Inggris) atau di bidang lain.
Pengalaman ini dapat memperkaya pemahaman tentang dunia pendidikan dan memberi wawasan yang lebih luas tentang profesi yang akan dijalani setelah kuliah.
Alasan Mengapa Tidak Perlu Gap Year:
1. Kehilangan Momentum Akademik
Setelah menyelesaikan SMA, langsung melanjutkan kuliah memungkinkan Kita untuk
mempertahankan momentum belajar dan memulai pendidikan tinggi dengan cepat.
Mengambil gap year bisa menyebabkan kehilangan ritme akademik, yang bisa menjadi tantangan saat kembali ke dunia pendidikan formal.
2. Tantangan Finansial
Gap year bisa menyebabkan adanya pengeluaran tambahan untuk kegiatan seperti
kursus, traveling, atau magang. Jika tidak direncanakan dengan baik, hal ini
bisa menjadi beban finansial yang cukup berat.
3. Perasaan Tertinggal
Bagi beberapa orang, gap year bisa membuat mereka merasa tertinggal
dibandingkan dengan teman-teman seangkatan yang sudah melanjutkan kuliah.
Mereka mungkin merasa kesulitan untuk beradaptasi kembali dengan kehidupan kampus atau merasa kehilangan waktu untuk memulai karier.
Mengatasi Beban Mental Jika Mengalami Gap Year Tanpa Direncanakan
Terkadang, gap year terjadi tanpa direncanakan, misalnya karena tidak lolos ujian masuk perguruan tinggi negeri yang diidamkan.
Hal ini bisa menimbulkan perasaan kecewa, cemas, atau bahkan tertekan.
Untungnya, ada beberapa cara untuk menghadapinya:
1. Fokus pada Pengembangan Diri
Gunakan waktu selama gap year untuk fokus pada diri sendiri. Cari kegiatan yang
bisa membantu kita berkembang, seperti mengikuti kursus, belajar keterampilan
baru, atau bergabung dengan komunitas yang mendukung. Ini akan membantu kita merasa
lebih produktif dan siap untuk menghadapi tahun berikutnya.
2. Tetap Optimis dan Berpikir Positif
Jangan biarkan kegagalan masuk perguruan tinggi menghalangi semangat kita.
Banyak orang yang berhasil meskipun harus menunggu setahun atau mengambil jalur
yang berbeda. Gap year bisa menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi pilihan
lain yang mungkin lebih cocok untuk kita.
3. Cari Dukungan dari Keluarga dan Teman
Berbicara dengan orang yang kita percayai dapat membantu mengurangi perasaan
cemas atau tertekan. Dukungan dari keluarga dan teman-teman akan sangat
membantu Kita untuk tetap termotivasi dan tidak merasa sendirian dalam
menghadapi masa ini.
4. Jangan Terlalu Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Setiap orang memiliki perjalanan yang berbeda. Jangan merasa tertekan hanya
karena teman-teman kita sudah melanjutkan kuliah.
Fokuslah pada tujuan pribadi kita dan manfaatkan gap year untuk mempersiapkan diri lebih baik untuk mencapai cita-cita kita di masa depan.